Sampai Sebegitu Takutkah dengan Islam?

(Oleh: Sururum Marfuah Hash)

Bukan sekali, namun berkali-kali
Dimana kampus tempat aku menemukan cahaya Islam yakni IPB, dikatakan sebagai kampus yang mengajarkan radikalisme.

Seolah tak ada berita lagi selain untuk menyudutkan dan terus menyudutkan.

Sebegitu takutkah kalian (duhai media) dengan Islam?
Sampai gelar ekstremis selalu ditujukan untuk kami yang beragama Islam.
Sampai ibadah kami di masjid dituduh bagian mewujudkan radikalisme

Sebegitu takutkah kalian dengan Islam?
Sampai generasi kami diaruskan menjadi Islam moderat yang sejatinya merupakan Islam yang hanya melaksanakan shalat, puasa, zakat dan akhlaq? Islam moderat yang mencintai jajahan asing? Islam moderat yang berkata sejuk dengan membiarkan penguasa yg zhalim?

Kalian takut jika hukum Islam mentiadakan riba diberlakukan? Kalian takut jika Islam mampu mencetak generasi cemerlang dengan iman?

Sebegitu takutkah kalian dengan Islam?
Sampai Khilafah yang merupakan ajaran Islam dituduh makar dan memecah belah NKRI.
Sampai Khilafah dituduh intoleran, padahal kalian tak memiliki hujjah dengan itu, karena semua yang diucapkan hanyalah asumsi, bukankah belum ada yang berani mengupas ttg Khilafah pada diskusi2 di kampus? karena yang baru aku temui hanyalah fitnah dan jauh dari apa yang telah aku pelajari ttg bagaimana Khilafah yg sebenarnya.

Sebegitu takutkah kalian dengan Islam?

Seketika aku ingat dengan kenanganku mempelajari matakuliah Komunikasi Massa, bahwa media adalah alat bagi penguasa mempertahankan eksistensinya. Aku tak bersuudzon, namun begitulah faktanya.

Sekuat apapun narasi kalian berbicara tentang radikalisme,
Mohon maaf, sebagai mahasiswa narasi kalian sudah terlalu basi untuk diangkat. 
InsyaaAllah kami akan tetap terus berkarya untuk negeri, sebagaimana kecintaan kami pada tanah kelahiran kami.

Mohon maaf, narasi kalian sudah tidak laku untuk menakuti kami mengkaji Islam. Narasi kalian sudah tidak laku membuat kami takut ke Masjid Alhurriyah. Dan... narasi kalian sudah sangat tidak laku untuk membuat kami takut pada agama kami sendiri.

Semoga Allah menunjukkan selalu kepada kami bahwa yang haq (benar) adalah haq, dan yang bathil (salah) adalah bathil.

*********

https://www.alinea.id/nasional/masjid-di-ipb-disebut-jadi-markas-kaderisasi-kelompok-radikal-b1Xgt9kwU

Komentar

Postingan Populer